Tag

, , ,

Belum lama ini diwilayah cicadas Kelurahan Padasuka Kecamatan Cibeunying kidul sedang ada Pembangunan sebuah Apartement Megah yang dinamakan Apartement Gateway, pembangunan yang memakan waktu cukup lama dan biaya yang sangat besar itu, sudah jelas menjadikan wilayah Cibeunying ini menjadi wilayah yang semakin Produktif dan membuat bertambahnya lapangan kerja bagi masyarakat khususnya warga yang berada di sekitarnya. Namun tidak sedikit juga warga yang mengkhawatirkan efek Magis dari pembangunan Apartement tersebut, Tak bisa dipungkiri, sampai saat ini banyak masyarakat yang masih percaya Mitos bahwa setiap ada pembuatan bangunan megah pasti minta korban atau yang sering disebut dengan Tumbal. Apalagi baru-baru ini masyarakat dikagetkan dengan adanya insident yang menewaskan seorang Remaja Belia bernama Tunggal Dewi Rahmani (19) akibat bertabrakan dengan Bus Damri hingga tubuhnya hancur tergilas, terlebih kejadian Tragis itu sangat dekat jaraknya dengan pembangunan Apartement GateWay tersebut.

Seperti yang diberitakan beberapa media beberapa waktu lalu, ‘Tunggal Dewi Rahmani’ tewas mengenaskan akibat terlindas Bus Damri jurusan Cicaheum-Kebon Kalapa di jalan Ahmad Yani yaitu beberapa meter dari lokasi Apartement GateWay dibangun. Maka tak heran jika banyak masyarakat yang berpendapat bahwa kejadian yang menimpa SPG kecantikan tersebut merupakan salah satu korban Efek Mistis dari pembangunan Apartement GateWay.

Persepsi tentang pembangunan Apartement GateWay meminta Tumbal semakin membuat masyarakat yakin dan semakin menyebar luas dimasyarakat dengan adanya kejadian nahas yang menimpa perempuan lajang warga Ujungberung tersebut. Seperti yang dikatakan Ibu EN (49) warga Cicadas, Ia percaya bahwa insident itu pengaruh dari Pembangunan Apartement GateWay. “Ya biasanya kalau ada pembuatan bangunan besar biasanya minta Tumbal”. Kata Een sambil mengusap pundaknya. Ketika ditanya kenapa mengusap-usap pundaknya oleh wartawan, Een mengatakan merinding saat menceritakan kejadian tersebut.

Asep (56), salah satu pedagang Makanan Ringan yang berada tidak jauh dari lokasi Pembangunan Apartemen berpendapat bahwa dirinya pun mempercayai jika kejadian itu merupakan salah satu Tumbal dari Pembangunan Apartement GateWay, “biasanya seperti itu, supaya bangunan kuat atau kokoh, biasanya membutuhkan Tumbal”. Kata Asep

Dalam waktu yang sama, Dede (55) salah satu tukang becak yang biasa mangkal didekat pertigaan Cicadas mengatakan bahwa dirinya kurang meyakini bahwa kejadian itu akibat Mistis dari Pembangunan GatWay, tapi akibat kecelakaan biasa. “Saya kurang mempercayai hal tersebut, saya lebih percaya itu kebetulan dan takdir dari tuhan aja”. Ungkap Dede.

Saat wartawan meminta tanggapan dari pihak Apartement Gateway, mereka mengetahui dan membenarkan bahwa masyarakat luas berpersepsi bahwa insident yang  menimpa ‘Tunggal Dewi Rahmani’ dikaitkan dengan pembangunan Apartement, seperti yang dikatakan Devi (28) warga Cilengkrang Ujungberung yang juga Front Office dari Apartement GateWay, menurutnya memang masyarakat berpersepsi Kecelakaan itu ada kaitannya dengan Pembangunan Apartement dan banyak beredar broadcastnya di BBM (Blackbarry Messenger).

” Ga da hal mistis disini, seperti yang dikatakan orang-orang bahwa pembangunan ini minta Tumbal, lagian kejadiannya jauh sebelah sana, gak pas depan gateway”. Kata Devi.

Devi menambahkan bahwa pihaknya tidak terlalu menanggapi persepsi miring yang sudah banyak beredar dimasyarakt luas tersebut, ” bahkan pihak kami tenang-tenang aja, gak usah jauh-jauh, malah disini juga pernah terjadi kecelakaan, tapi itu tidak ada kaitannya dengan hal mistis”. Jelas Devi. (Gus/Aji).