Tag

, , ,

perpustakaan desa

Ketika peraturan daerah provinsi   Jawa Barat tentang perpustakaan disyahkan  akhir tahun 2011, Dewan sangat berharap bahwa Pemerintah Provinsi  Jawa Barat akan memfokuskan pada pemenuhan kebutuhan Perpustakaan bertaraf internasional dan Perpustakaan Desa sebagai garis terdepan memasuki kemajuan masyarakat  Desa/Kelurahan melalui  perpustakaan sebagai sumber pendidikan dalam meningkatkan   Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi dalam mencerdaskan Bangsa dan meningkat Ahlak Mulia . dari seluruh Desa di Jawa Barat baru 3473 Desa yang  memiliki Perpustakaan, itupun melalui sebagian besar anggaran  program pusat  yang dibiayai oleh APBN.
Kesadaran  masyarakat akan arti pentingnya Perpustakaan bagi kehidupan  memang sangatlah kecil,oleh karenanya sosialisasi tentang perpustakaan harus menjadi program yang terus menerus dilakukan agar kesadaran gemar membaca dapat membawa bangsa kita kearah kemajuan peradaban yang kita harapkan, Dibanding dengan negara tetangga kita salah satu kendala adalah penyiapan buku untuk kebutuhan masyarakat kita / masyarakat desa atau kebutuhan akan buku untuk anak-anak masih kekurangan , Perpustakaan Jawa Barat saja masih jauh dari harapan hanya tersedia  koleksi 188.000 buku ,sedangkan  jumlah ideal Perpustakaan yang bertaraf Internasinal  setidaknya harus memiliki koleksi 4 juta buku berarti kalau secara bertahap dapat dipenuhi butuh dana 20 milyar rupiah  tiap tahun untuk pengadaan buku ,kemudian  kalau lagi  dibanding dengan kebutuhan anak anak kita perbandingannya baru  1 (satu)   buku untuk  5 (lima)   orang anak,  sedangkan negara tetangga kita 5 (Lima ) buku untuk  1 (satu) orang anak .

Perpustakaan Desa /Kelurahan  berkedudukan di Desa/Kelurahan yang dipimpin seorang Kepala Perpustakaan dan dalam penyelenggaraannnya menjadi tanggungjawab Kepala Desa/Lurah yang berfungsi melaksanakan tugas pemerintahan di bidang perpustakaan. Sedangkan  Perpustakaan Desa/Kelurahan  berfungsi sebagai pusat sumber belajar masyarakat di wilayah Desa /Kelurahan , kemudian  berkaitan dengan alokasi anggaran untuk pengembangan Perpustakaan dan insentif Pengelola Perpustakaan  Desa/Kelurahan dapat menyiapkan misal dari dana ADD Kabupaten atau bantuan Operasional dari provinsi, Provinsi mengalokasi dana  khusus untuk desa yang memiliki perpustakaan guna keperluan insentif Pustakawan/Kepala perpustakaan. Sedangkan sarana dan prasana   diharapkan dapat memenuhi rasio kecukupan antara koleksi dan Pemustaka.

Idealnya seluruh Desa/Kelurahan di Jawa Barat harus memiliki Perpustakaan baik dari dana Pemerintah Pusat ,Provinsi maupun Kabupaten /Kota atau sangat mungkin Perpustakaan desa dibangun secara mandiri melalui upaya Desa atau bantuan CSR/Kepedulian sosial  dari perusahaan sekitar dan ini akan sangat berarti mewujudkan Desa  Di Jawa Barat menuju Keterbukaan yang lebih luas dalam memperoleh informasi yang dapat diimplementasikan sesuai dengan potensi dan kebutuhan Desa yang bersangkutan. Disamping tentunya kemauan politik dari penyelenggara Pemerintahan Daerah  untuk mewujudkan ini semua. (Sumber MT)