Tag

, , , , ,

Sedikitnya 19 orang tukang parkir ilegal di amankan di Mapolres Bandung, Pada hari Senin (12/12). Mereka biasa beroperasi di Soreang, Banjaran, dan Dayeuhkolot. Operasi ini akan terus digelar ke sejumlah tempat lainnya. Kapolres Bandung AKBP Sony Sonjaya didampingi Kasat Reskrim AKP Haerullah mengatakan, operasi penertiban tukang parkir ilegal ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Selama ini, kata Sony, tukang parkir ilegal itu telah meresahkan warga.
“Kalau ada mobil mau parkir, biasanya tukang parkir ilegal diam saja. Tapi giliran mobil mau pergi, dia langsung nyamperin sambil minta duit. Ini kan sudah nggak bener,” ujar Sony di Mapolres Bandung di Soreang.

Sony menuturkan, mereka yang terkena razia itu adalah tukang parkir yang tidak memiliki identitas dan surat resmi sebagai juru parkir. Dan hal ini tak bisa dibiarkan karena uang dari hasil parkirnya pun tak jelas masuk kemana.

“Seharusnya kan masuk ke kas daerah. Tapi ini kan nggak jelas masuk kemana duitnya. Makanya kita tertibkan,” ujarnya.

Menurut Sony, hasil pemeriksaan petugas menunjukkan, tukang parkir ilegal itu di koordinir oleh sekelompok orang. Nanti dari hasil pengembangan pemeriksaan, pihaknya akan memanggil orang yang membekingi parkir ilegal tersebut.

“Kalau mau markirin, yang bener. Harus pakai identitas, pakai id card, pakai baju seregam, pakai topi. Terus harus pakai surat penugasan yang resmi dari instansi terkait. Selama ini kan mereka pakaiannya saja nggak jelas. Kita jadi nggak tahu, dia tukang parkir atau bukan,” Tegas Sony. (Gus)