Tag

, , , , , ,

TASIKMALAYA (MT) – Sebanyak 30 pegawai negri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Tasikmalaya mangkir saat hendak di lakukan tes urine oleh Badan Narkotika Kota Tasikmlaya (BNK) di aula Balaikota Tasikmalaya, Senin (12/12). Ny. Nining petugas dari BNK Tasikmalaya mengatakan, Petugas dari BNK terpaksa berusaha untuk mengejar atau memburu ke 30 PNS yang mangkir tersebut untuk bisa di tes urine.
“Sebenarnya dari 30 PNS yang mangkir di tes urine tersebut ada di antaranya sedang dinas ke luar Kota, tapi ada juga yang sedang menjalani cuti, dan ada pula beberapa di antaranya yang pensiun”. Kata Nining.

“PNS yang harus di tes urine jumlahnya sebanyak 165 orang, terdiri dari eselon II dan eselon III, ditambah sebagian lagi eselon 4 yang dinas di lingkungan bagian Setda Kota Tasikmlaya. Kalau yang eselon empat baru yang berada di lingkungan Setda saja,” Ungkap Ny. Nining.

Ketua BNK Tasikmlaya, Dede Sudrajat, yang juga wakil walikota Tasikmalaya mengatakan, upaya tes urine bagi PNS di lingkungan Kota Tasikmalaya merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan. “Pelaksanaan tes urine di lingkungan PNS Kota Tasik adalah kegiatan rutin yang selalu di laksanakan guna mengantisipasi adanya PNS di lingkungan Pemkot yang menggunakan narkoba,” Tuturnya.

Menyusul meningkatnya pengguna narkoba dan zat-zat adiktif terlarang sejenisnya, termasuk di Kota Tasik, tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan PNS di lingkungan Pemkot, yang juga terjerumus dalam mengkonsumsi narkoba dan zat-zat terlarang lainya tersebut. “Namun untuk di lingkungan PNS Kota Tasik ini selama tes urine tersebut dilakukan, Alhamdulillah belum ada yang dinyatakan positif,” Jelas Dede.

Sedangkan Walikota Tasikmalaya, Syarif Hidayat mengatakan, tes urine di lingkungan pejabat atau PNS Kota Tasikmalaya penting dilakukan, untuk meyakinkan bahwa pegawai negeri bebas narkotik. “Bahkan sudah saya perintahkan agar yang tidak datang atau mangkir dikejar terus sampai ke rumahnya, termasuk bila ada yang beralasan sakit, minta saja kencing di tempat tidur,” tegas Syarif. (Warta MT)