Tag

, , ,

CIREBON (MT) – Setelah berhasil menangkap Cecep, seorang satpam sebuah diler mobil, Rabu (7/12), Satuan Narkoba Kepolisian Resor Cirebon Kota juga berhasil menangkap pemasok ganja untuk satpam tersebut. Adalah Arie dan Cahyadi yang bertindak sebagai pemasok ganja kepada Cecep. Keduanya pun di tangkap di tempat kerja masing-masing, tak lama setelah Cecep ditangkap.
Menurut Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor Cirebon Kota, AKP Tri Siliyanto, penangkapan terhadap Arie dan Cahyadi berdasarkan dari keterangan Cecep. Satpam sebuah diler mobil itu mengaku mendapat 9,9 gram ganja dari temannya bernama Arie yang merupakan karyawan diler motor.

“Setelah Arie ditangkap, ternyata dia mengaku dipasok dari Cahyadi. Makanya kami pun menangkap Cahyadi di Jalan Kesambi, Kota Cirebon,” kata AKP Tri saat jumpa pers di Markas Kepolisian Resor Cirebon Kota, Senin (12/12).

Namun, jaringan ini terputus sampai Cahyadi. Sebab pria yang juga kedapatan membawa 1,5 gram ganja ini mengaku memperoleh barang haram itu dari sejumlah orang secara berantai dan tak jelas ujung-pangkalnya . “Dia mengaku dapat dari temannya, dan temannya itu dapat lagi dari temannya, begitu seterusnya seperti berantai,” Ungkap Tri.

Tetapi belakangan disebut-sebut jika ganja itu bersumber dari mantan narapidana LP Narkoba Gintung, Kabupaten Cirebon. Hanya tersangka Cahyadi tidak tahu secara pasti orang tersebut, karena itu baru sebatas katanya dan katanya. Tentang adanya indikasi ganja itu dipasok oleh mantan narapidana LP Gintung, Tri mengatakan pihaknya siap menelusuri. Namun, jaringan narapidana LP Gintung tergolong lihai.

Seperti yang di beritakan media-media lain, tersangka Cecep kedapatan menyimpan 9,9 gram ganja di tas kerjanya. Dia pun ditangkap saat tengah bekerja, menjaga keamanan diler mobil di Jalan Kalijaga, Kota Cirebon. Berdasarkan pengakuan Cecep terhadap polisi, dia hanya iseng mengkonsumsi ganja. Itu dilakukan untuk menambah stamina saja, agar tidak mudah capai setelah bekerja. (Sumber MT)

Iklan