Tag

, ,

SOREANG (MT) – Pembunuhan terhadap Dede Kusmana (35), warga RT1 RW9 Kampung Citeureup, Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung oleh ponakan iparnya DI (28) murni bermotif perselisihan keluarga. DI tidak terima atas perlakuan dan kata-kata korban terhadap kedua orangtuanya yang mencoba melerai pertikaian antara korban dan sang istri Rita (30).
DI mengaku tidak pernah berniat untuk menghabisi nyawa korban meski sudah lama memendam emosi. “Waktu itu kejadiannya sangat cepat dan saya tidak sadar menusukan golok yang saya pegang ke tubuh korban,” ujarnya saat ditemui di Markas Kepolisian Resor Bandung, Kamis (8/12).

Seperti yang di lansir oleh media-media di jawa barat, Dede ditemukan tewas dengan luka tusukan menembus jantung pada dada sebelah kiri, di depan rumah kontrakan DI di RT4 RW9 Kampung Citeruerup. DI yang panik sempat melarikan diri ke daerah Pangalengan pasca kejadian. Namun, tidak sampai tujuh jam kemudian, polisi berhasil meringkus DI yang sebenarnya juga berniat akan menyerahkan diri ke Polsek Pangalengan.

DI menjelaskan, amarah dalam dirinya kepada korban memang telah lama terpendam. Karena, sudah lama korban sering bertengkar dengan istrinya yang juga tante dari DI sendiri. Orangtua DI yang sempat mencoba melerai malah ikut dimaki dengan kata-kata kasar oleh korban. (Gus)