Tag

,

Bandung Barat MT- Hari Sumanto (48), seorang peserta Rapat Kerja Nasional Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang diselenggarakan Kementrian Keuangan, ditemukan tidak bernyawa di Hotel Masion Pine, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (6/12) pada pukul 06.30.
Korban yang menjabat sebagai pejabat eselon III, Kepala Bidang Penilaian di Kantor Wilayah 10 DJKN Surabaya, ini ditemukan sudah tidak bernyawa, tergeletak di atas kasurnya oleh rekan yang menginap sekamar, Hayeng Mentawai (48).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh Kapolsek Padalarang, AKP Wowon Haryono, Hayeng yang kala itu sedang di kamar mandi merasa curiga karena almarhum tidak segera menjawab ponselnya yang tengah berdering. Hayeng pun langsung keluar dari kamar mandi dan berniat membangunkan Hari. Namun, Hari sudah ditemukan tidak bernafas.

Hayeng kemudian menghubungi sekuriti hotel berbintang tersebut dan jasad Hari pun dibawa langsung ke RS Cahya Kawaluyaan yang tidak terlalu jauh dari hotel. Dokter dari UGD, dr Luciana, pun mengatakan kalau Hari meninggal akibat serangan jantung.

“Kami baru mendapatkan info dari sekuriti bahwa ada kejadian di kamar nomor 403. Katanya di situ ada peserta rakernas keuangan yang meninggal. Kami langsung ke lokasi dan menghubungi keluarga almarhum. Keluarga pun menolak untuk dilakukan otopsi kepada jenazah almarhum. Kami pun langsung memulangkannya ke kediamannya di Bekasi,” ujarnya saat ditemui di Padalarang, Selasa (6/12).

Dari kartu identitasnya, dapat diketahui bahwa Hari tinggal di Jalan Kelapa Dua 1 No 2, RT 6 RW 19, Harapan Baru, Bekasi Utara. Almarhum menginap di hotel tersebut karena akan menghadiri rakernas bersama ratusan peserta lainnya dari seluruh Indonesia yang dilaksanakan sejak Senin (5/12) dan akan berakhir Rabu (7/12). (Sumber MT)