Tag

, , ,

Bandung – Dalam rangka mengantisipasi pohon tumbang seperti yang terjadi di kawasan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kemarin, Wali Kota Bandung Dada Rosada mengaku sudah melakukan berbagai antisipasi. Salah satunya dengan melakukan monitoring ke lapangan oleh Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) untuk mengetahui pohon mana saja yang rawan tumbang.
“Kita terus lakukan evaluasi dengan melakukan monitoring. Saya sudah minta Diskamtam terus melakukan itu,” kata Dada saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Selasa (15/11/2011).

“Kita sudah memberi instruksi agar melakukan langkah pengamanan lebih dini untuk menghindari kejadian serupa seperti di Parongpong. Kalau sudah diprediksi akan runtuh, saya sudah instruksikan lakukan pengamanan, itu agar tidak menimpa orang atau bangunan”. Ungkapnya.

“Misalnya langkah pengamanan dilakukan dengan memasang tulisan ‘Dilarang Parkir Dekat Pohon Ini’. Kalau sudah diperingati seperti itu terus ada yang sengaja parkir, jangan salahkan kalau nanti pohon rubuh merugikan yang memaksa parkir”. tegas Dada.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung Yogi Supardjo meminta masyarakat waspada memasuki musim penghujan ini. Pohon yang berpotensi besar tumbang yaitu pohon tua yang berusia lebih dari 40 tahun.

Yogi mengatakan pohon-pohon tua itu ada hampir di setiap jalan di Kota Bandung. Berdasarkan pemetaan Dinas Pertamanan, ada titik yang rawan tumbang atau patah dahan diantaranya di Jalan Cipaganti, Jalan Ganesha, Jalan Diponegoro, Jalan Pajajaran, Jalan BKR, Jalan Antapani, Jalan Arcamanik, Jalan Sukajadi, Jalan Imam Bonjol, Jalan Teuku Umar dan Jalan Trunojoyo. (Agus)

Iklan