Tag

, , ,

Hendar memang belum lama menggeluti dunia seni ketangkasan domba garut, karena sebelumnya ia merupakan penghoby kuda australi (PORDASI) dan burung berkicau. walau baru 2,5 tahun dalam dunia skdg tapi namanya sudah cukup dikenal oleh para domba mania di tanah jawa barat ini.
Dengan semakin ramainya penggemar skdg, dan semakin banyaknya domba yang dijagokan di setiap daerah, Tetapi Hendar meyakini bahwa domba jagoannya bisa juara. Dari 11 domba miliknya, Ia sangat mengagumi dan mengunggulkan dua domba kesayangannya yaitu si Pitung dan si Jampang.

Pria berumur 51 tahun yang bertempat di kampung Citapen Desa Cimenyan kabupaten Bandung tersebut sering membawa domba jagoannya ke berbagai kontes atau kejuaraan skdg di selenggarakan, alhasil domba jagoannya sering bertanding dengan hebat dan memuaskan. Maka tak heran dombanya sering mendapat penghargaan dari setiap kontes yang diikutinya. Misalnya saja si pitung yang telah menyabet tiga gelar dan hadiah, sedangkan si Jampang banyak mendapat pujian dari domba mania lain karena kegagahannya dalam bertanding bahkan di sebut-sebut sebagai domba bermutu dan calon jawara.

“ya kalau si pitung mah sudah beberapa kali jawara, bahkan kuat sampe 25 pukulan juga, saya siap tandingkan dengan domba manapun, bahkan sudah banyak yang minat untuk membeli si Pitung, tapi sayang harganya belum ada yang cocok”. Kata Hendar

“Saya harap si Jampang, suatu saat bisa berjaya seperti si Pitung, karena setiap kali bertanding dilapangan banyak lawan yang kewalahan saat berhadapan dengan si Jampang”. jelasnya

Hendar menambahkan kalau dirinya masih punya beberapa domba calon jawara, seperti si Samba, si Beri prima, si Ajag, dan si Pelor, dan itupun sudah ada beberapa yang tertarik untuk meminangnya.

Suami dari nyonya Entar(39) dan sudah di karuniai tiga anak ini berencana akan membudidayakan domba Garut tersebut dan akan terus ngamumule budaya sunda warisan leluhur ini agar tetap ada dan di kenal oleh generasi yang akan datang.  (Gus/Aji)

Iklan