Tag

, , , ,

Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat mengucurkan anggaran sebesar Rp
857,26 miliar untuk membangun Ruang Kelas Baru (RKB) jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang pendidikan dasaar dan menengah serta Bantuan Khusus Siswa Miskin (BKSM) bagi SMA/SMK Swasta se Jawa Barat, Tahun Anggaran 2011. Diharapkan semua bantuan tersebut sudah bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan dan keperluannya. Begitu juga dengan RKB diharapkan dapat digunakan pada tahun 2012 mendatang. Ke depan Pemprov Jawa Barat juga akan mendesak Pemerintah Pusat untuk mengalokasikan pembangunan RKB sebanyak 20.000 unit di Jawa Barat. Heryawan saat memberikan bantuan di hadapan ratusan hadirin yang terdiri
dari pengajar, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan se Jawa Barat, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB Bandung, Rabu (2/11) siang.
mengatakan, Kucuran alokasi anggaran senilai lebih dari Rp 800 miliar tersebut merupakan bukti keberpihakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat
dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Jawa Barat. Pihaknya
terus meminta ke Pemerintah Pusat untuk menambah alokasi anggaran pembangunan RKB di Jawa Barat. Sedikitnya provinsi harus mendapatkan
alokasi 20.000 RKB untuk di bangun di Jawa Barat.

“Pada tahun 2011 ini direncanakan membangun 5.000 RKB dengan anggaran Rp 441,6 miliar yang bersumber dari dana APBD Provinsi Jawa Barat. Kita pun
meminta partisipasi swasta dan pengusaha di Jawa Barat melalui CSR-nya membantu membangun 1.000 RKB. Sehingga menggenapkan jadi 6.000 RKB pada tahun 2011,”imbuhnya. Untuk BOS pada Tahun Anggaran 2011 ini dikucurkan sebesar Rp 405,6 miliar. Alokasi BOS tersebut dibagi untuk 5.360.000 siswa SD/SDLB/MI/Salafiah Ula sebesar Rp 134 miliar dan 2.130.196 siswa SMP/SMPLB/SMP Terbuka/MTs/Salafiah Wustho senilai Rp 271,5 miliar”. Kata Heryawan

Heryawan menambahkan, pada tahun 2011 ini juga dikucurkan BKSM bagi siswa SMA/MA/SMK Swasta se Jawa Barat. Dana yang siap diguyur mencapai
Rp 10 miliar yang diperuntukan bagi 12.500 siswa miskin dengan nilai masing-masing mendapatkan Rp 800.000. Semua program tersebut diharapkan meningkatkan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS)  yang kini berkisar 8,02 tahun dan Angka Partisipasi Kelas (APK) di Jawa Barat terunggul secara Nasional. Tentunya dukungan semua pihak sangat diharapkan dalam kerangka membangun sumberdaya manusia Jawa Barat yang unggul dan berakhlak mulia. (Gus/Aji)