Tag

, ,

Kawasan Warung Kaleng, Cisarua Kab. Bogor mencekam menyusul adanya tabligh akbar keliling yang digelar oleh sejumlah ormas Islam dan ulama/pesantren dari Ciawi hingga Masjid At Ta’awun, Puncak, Kab. Bogor. Menurut informasi yang beredar di tengah masyarakat, massa akan melakukan sweeping dan razia terkait maraknya praktik prostitusi dan maksiat yang sering dikaitkan dengan wisatawan Timur Tengah (Arab) di kawasan Cisarua.
Kebanyakan toko dan kios di kawasan ini juga tutup untuk menghindari prasangka buruk dari massa yang dikhawatirkan akan memicu perselisihan dan kericuhan. Warga yang berada di depan rumah atau kios dan ingin melihat aksi massa disarankan oleh aparat kepolisian untuk masuk ke dalam rumah mengantisipasi bentrokan atau perselisihan.

Seorang anggota polisi Polres Kabupaten Bogor melalui pengeras suara mengatakan agar polisi, dalmas serta aparat saja yang berada di pinggir jalan. Polisi juga menghimbau masyarakat Warung Kaleng, nanti kalau massa lewat, tolong diam saja. Supaya tidak berteriak dan tidak bereaksi. Pura-pura tidak ada apa-apa dan di sarankan tidak melakukan tindakan yang membuat massa terprovokasi.

Rencana massa sendiri melakukan orasi di sejumlah titik dan menyerukan penghentian aksi maksiat dan prostitusi yang terkadang berkedok kawin kontrak. Sebanyak 1.200 aparat kepolisian dan TNI serta hansip disiagakan di sejumlah titik, utamanya di kawasan Warung Kaleng. (Warta)