Tag

,

NGAMPRAH, (MT).- Bupati Bandung Barat Abubakar menghimbau kepada komite sekolah untuk ikut peran mengawasi jalannya pendidikan sebagai komite yang independen. Komite harus ikut mewujudkan aspek akuntabilitas dan transparansi penggunaan Anggaran pendidikan yang terus disalurkan ke sekolah-sekolah.
Abubakar mengatakan “Dengan adanya komite sekolah, penggunaan dana dapat didorong menuju era keterbukaan, tidak ada lagi zamannya penggunaan anggaran yang ditutup-tutupi,” ujarnya, diacara Pelantikan dan Pengukuhan Komite Sekolah se-Kecamatan Gununghalu, di SMPN 2 Gununghalu, Selasa (18/10).

Komite sekolah sebagai unsur independen di luar satuan pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat akan menjadi unsur yang mempertimbangkan setiap kebijakan yang dikeluarkan sekolah. Peran komite sekolah dalam hal transparansi dan akuntabilitas salah satu fokusnya yakni mengawasi manajemen berbasis sekolah. Hal itu berdasarkan tujuan bagi setiap anggaran yang dialirkan ke sekolah harus menargetkan tertib administrasi.
”Tertib administrasi itu penting. Komite sekolah wajib mengawal manajemen pendidikan yang dipimpin kepala sekolah,” tuturnya.

“Era kebangkitan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat ini memerlukan peran orang tua dan masyarakat sekitar untuk terlibat dalam kegiatan pendidikan, karena kepentingan pendidikan memang untuk kepentingan seluruh elemen masyarakat,” kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Agustin\ Priyanti juga meminta kepada para kepala sekolah untuk terus melaksanakan tertib administrasi dalam hal pembiayaan bagi sekolah.

”Sudah banyak dana yang diberikan untuk sekolah,” ungkapnya. Alokasi anggaran pendidikan dalam APBD memang terus meningkat. Pada 2011, Dinas Pendidikan memiliki anggaran sebesar Rp 734 juta, termasuk untuk belanja fisik dan non fisik bagi sekolah dan pengembangan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.(MT)**