Tag

,

Bandung (MT)- Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung Deden Y Hidayat meminta penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung tidak dilakukan secara parsial.

Deden mengatakan, penataan PKL harus sinergis antara satu satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dengan yang lain. Penataan PKL juga harus sinergis dengan program penataan kota.“Tidak bisa hanya dilakukan penataan PKL saja. Tapi harus sinergis. Misalnya dengan pembangunan infrastruktur kota, pembangunan pusat keramaian, serta keterlibatan para pengusaha,” kata Deden ketika ditemui di kantornya, Jalan Talagabodas, Selasa (11/10/2011).

Deden menyambut baik sosialisasi Perda Kota Bandung tentang PKL. Namun, dia meminta Pemkot jangan sekadar membuat perda tapi juga harus melaksanakan secara optimal.

“Saya pikir perda yang ada sekarang sudah cukup mengayomi bagaimana penataan PKL. Tinggal bagaimana pelaksanaannya. Harus berkesinambungan. Jangan hanya insidental,” tandas Deden.

Dia menyebutkan, keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkot Bandung, untuk itu harus ada prioritas dalam penataan PKL. Menurut Deden ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam penataan pedagang informal itu.

“Pertama, bagaimana pelaksanaan perundang-undangan di lapangan. Kedua, harus ada koordinasi di antara semua yang terlibat. Terakhir, harus ada kesadaran dari pedagang dan masyarakat,” ungkapnya. [Agus sudrajat]

Iklan