Tag

, ,

Warga Berinisial DH (28), Berasal  dari Gg. Yakin, Kel. Pasirkaliki, Kec. Cicendo, Kota Bandung, terpaksa menjambret HP milik Rena Rosdiana di Jln. Suniaraja, di depan Hotel Kedaton Bandung, Senin (10/10) malam. Karena ingin kawin, dan Kini ia terpaksa menunda rencana pernikahannya karena harus mendekam di tahanan Polsektabes Sumur Bandung.

Menurut pengakuan DH “Saya disuruh kawin sama orangtua pacar saya. Dan karena saya tidak memiliki pekerjaan tetap, akhirnya saya pun menjambret karena butuh uang untuk modal kawin,” ungkapnya DH kepada wartawan di Mapolsekta Sumur Bandung, Kamis (13/10), dirinya melakukan aksi penjambretan itu sorang diri. Tersangka nekat menjambret karena didesak kawin oleh pacarannya dan terlilit utang yang cukup besar kepada salah seorang temannya.

Ketika itu DH  keluar rumah untuk mencari udara segar, namun ia melihat seorang perempuan tengah memegang HP. “Tiba-tiba saya kepikiran buat ngejambret. Lalu saya pura-pura nanya jalan,” ujarnya seraya menambahkan, saat korban lengah, dirinya merampas HP korban. Namun korban melakukan perlawanan yang berujung tarik-menarik di antara keduanya.

Setelah tersangka merampas HP dan berusaha melarikan diri, korban menendang motor tersangka. Akibatnya tersangka pun terjatuh. Seketika warga yang berada di sekitar lokasi menghajar tersangka hingga babak belur. “Saya habis dihajar warga, lalu digiring ke kantor polisi, Saya menyesal mas” ucapnya.

Kapolsektabes Sumur Bandung Kompol Bodhi Widodo didampingi Kanit Reskrim AKP Sujana kepada wartawan mengatakan, dari tersangka, pihaknya menyita satu unit HP milik korban dan sepeda motor Yamaha Mio nopol D 2723 FN yang dipakai saat beraksi. Kapolsek pun mengimbau masyarkat Kota Bandung agar selalu waspada dan menjaga barang berharga. (Ivan)**

Iklan