Tag

,

ilustrasi penampungan sampah

BANDUNG (MT): Komisi A DPRD Kota Bandung akan membentuk kembali Dinas Kebersihan Kota Bandung karena masalah sampah tak bisa sepenuhnya ditangani PD Kebersihan.

“salah satu Contohnya masalah TPS Sarimukti, sebetulnya itu kan masalah regulasi dan jika ada Dinas Kebersihan maka dapat berfungsi sebagai regulator, mereka yang menanganikebijakan atau regulasinya dan PD Kebersihan yang menangani operasionalnya, bagi tugas,” katanya kepada wartawan hari ini.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Haru Suwandharu mengungkapkan selama ini kinerja PD Kebersihan belum memuaskan karena banyaknya masalah kebersihan di Kota Bandung dan pendapatan asli daerah (PAD) dari perusahaan ini juga sangat minim.

Dia mengatakan idealnya permasalahan sampah di Kota Bandung hanya ditangani oleh satu lembaga, yaitu Dinas Kebersihan. Namun, untuk menutup PD Kebersihan tidak mungkin karena menyangkut jumlah pegawai yang cukup banyak bekerja di sana. “Ini (jumlah pegawai) yang bikin kita jadi maju-mundur. Ya, pilihannya tetap mempertahankan PD Kebersihan dan tingkatkan kinerja mereka, serta bentuk Dinas Kebersihan,” katanya.

Usulan tersebut, menurutnya, akan dibahas dalam  revisi perda pembentukan No.15/2007 tentang PD.Kebersihan oleh Pansus 11 .
“Pembahasan ini sebetulnya bukan tambal sulam. Kami berharap dengan revisi ini PD.Kebersihan dapat meningkatkan kinerjanya,”ungkapnya.(agus)

Iklan