Tag

,

Bandung (MT)- Kasubag Humas dan Hukum PT Jasa Raharja Cabang Jabar Hadi Saeful mengatakan, santunan akan diberikan kepada semua korban kecelakaan, baik yang meninggal maupun luka-luka.

“Besaran santunan berdasarkan aturan yakni Rp.25 juta bagi korban meninggal dunia dan pengobatan maksimal Rp10 juta bagi yang mengalami luka-luka,” ujar Hadi saat dihubungi wartawan, Selasa (11/10/2011).

Turis asing yang menjadi korban kecelakaan maut di Tanjakan Emen Ciater Kabupaten Subang pun pada Jumat lalu (7/10/2011), akan mendapatkan santunan dari PT Jasa Raharja.Mengenai berkas tiga wisatawan asing yakni dua asal Belanda dan satu warga Jepang yang meninggal saat kejadian, kata Hadi, sudah selesai dan dilimpahkan ke PT Jasa Raharja pusat di Jakarta. Selanjutnya santunan akan diserahkan melalui kedutaan besar masing-masing.

Sementara untuk korban luka pada kecelakaan, masih menunggu hasil perhitungan akhir pengobatan di RS Santosa. “Setelah ada perhitungan biaya pengobatan, kami pastikan mereka mendapatkan haknya,” terangnya.

Kecelakaan bus pariwisata Rahayu Sentosa di Tanjakan Emen Ciater menyebabkan tiga penumpang wisatawan asing meninggal, yakni Mr Wj Oomen, Mrs Ecm Egelen, dan K Matshusita (Jepang). Korban tewas lain yaitu seorang warga Indonesia yang bertugas menjadi pemandu wisata, Sandra Melissa (50).

Selain menewaskan empat penumpang, kecelakaan tersebut mengakibatkan 12 lainnya luka-luka baik berat maupun ringan, termasuk sopir dan kernet warga Indonesia. Dari 12 orang tersebut, 8 mengalami luka para hingga harus dirawat di RS Santosa Bandung dan seorang korban dirawat RS Immanuel Bandung. Sementara sisanya mendapat perawatan RSUD Ciereng Subang. (agus)**