Tag

BANDUNG, (MT).-  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mulai tahun depan akan menerapkan sistem gembok terhadap kendaraan yang melanggar. Kemungkinan besar sistem yang saat ini sudah dilakukan oleh Dishub Provinsi DKI itu akan rutin dilakukan setiap hari.
Kepala Dishub Kota Bandung, Prijo Soebiandono menjelaskan pihaknya mencontoh apa yang dilakukan oleh Dishub Provinsi DKI dalam menindak dan memberikan efek jera kepada pemilik kendaraan yang memarkir kendaraannya di kawasan dilarang parkir. Upaya pemasangan gembok bagi kendaraan yang parkir di lokasi yang dilarang, Untuk membuat efek jera terhadap pelanggar parkir sembarangan, tidak hanya untuk menertibkan kendaraan yang parkir saja namun juga mengurangi kemacetan di jalan-jalan utama yang disebabkan oleh adanya parkir di kawasan dilarang parkir.

Prijo menuturkan, kita akan terapkan sistem itu “Mulai tahun depan,  agar memberi efek jera kepada masyarakat yang melanggar aturan,”  Mengenai kebijakan Peraturan Daerah (Perda) yang menggembok kendaraan dengan kunci roda untuk mobil dan rantai untuk sepeda motor,  aturan itu sudah ada, hanya saja belum bisa memberlakukan sistem penggembokan itu pada sisa tahun ini. Pasalnya,  Prijo juga mengatakan, nantinya penerapan peraturan tersebut akan dilakukan bersama – sama dengan pihak kepolisian dan kebijakan Peraturan Daerah tersebut masih dalam pembahasan. Ujarnya ketika ditemui wartawan di sela kegiatan Car Free Day di Jln. Merdeka, Minggu (9/10).

“Prijo Menambahkan Selama ini harus diakui bahwa sistem yang ada, seperti sistem dengan menggunakan mobil derek masih kurang efektif. Selain sulit mengambil, juga tidak ada lahan untuk menampung kendaraan yang melanggar. Kalau dengan sistem gembok kendaraan akan tetap di sana, pemilik tinggal menghubungi Dishub karena nanti akan diberi stiker tilang untuk mengurus sanksinya. Mudah-mudahan saja dengan sistem seperti ini masyarakat akan lebih teratur dan parkir-parkir liar akan hilang,” katanya. (Aji)***