Tag

,

Subang (MT) Telah terjadi Kecelakaan Maut  di tanjakan Emen atau jalur bandung-subang, tepatnya di Kp. Cicenang, Desa/Kec. Ciater, Subang sekitar pukul 11.00 WIB. Bus yang dikendarai Agung Palung Jalo (40) terguling dan menabrak tebing, kemudian masuk jalur lawan dan kembali menabrak tebing.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Bimo Anggoro Seno saat ditemui wartawan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), mengatakan, kecelakaan tersebut diduga akibat rem blong. Pasalnya setelah dicek ke lokasi kejadian, pihaknya dan Unit Laka Lantas Polres Subang tidak menemukan bekas pengereman. diduga pada saat melintas di jalur tersebut kendaraan minibus itu mengalami rem blong sehingga mengalami kecelakaan. Untuk keperluan penyelidikan, pihaknya telah memeriksa dua saksi. Penanganan kasus ini dilakukan Polres Subang.katanya

Beberapa informasi mengenai korban  yang didapatkan “MT” Korban yang tewas terdiri dari tiga wisatawan asing asal Belanda dan pemandu wisata, Mr. W.J. Oomen, Mrs. A. Lambertz, Mrs. Ecm. Enggelend, dan pemandu wisata, Sandra Malissa (50), warga Pondok Labu, Kebayoran Baru, H. Tatang Hanafiah (47) dan istrinya, Ny. Iip Rosidah (38), warga Kompleks Perumahan Ciherang Kencana BI/13 RT 03/RW 09 Desa/Kec. Karangtengah, Kab. Cianjur dan saudaranya, Ny. Opah (40) asal Kampung/Desa Ciloa Kec. Limbangan, Kab. Garut. Sementara itu, korban luka berat dan ringan terdiri dari Rina (19), Ade Nurman (12) dan Andri (5), ketiganya anak H. Tatang. Selain itu, Nenah Hasanah (17), warga Kampung Kepuh, Ciranjang, Cianjur, Iis (40), suami Ny. Opah asal Limbangan, Garut, dan Ai (5) anak Iis hanya mengalami luka ringan. Korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Ciereng, Subang dan korban luka berat dan ringan dirawat di RS PTP Nusantara VIII, Subang.

Iklan