Tag

Sosok Hj. Maryati.S.Pd. sebagai kepala sekolah di SDN. Cicadas Barat, Kelurahan Cikutra Kecamatan Cibeunying Kidul sangat digandrungi oleh para guru, murid, orangtua murid bahkan masyarakat ditempat tinggalnya.  Karena sikapnya yang ramah, bijaksana, aktif dalam pembangunan selama perannya sebagai kepala sekolah disekolah SDN. Cicadas Barat.

Maryati (60), terlahir di kota Tasikmalaya bertempat tinggal dimargahayu jalan satrunus barat 4/10 dengan hoby kesenian, olah raga dari 6 bersaudara, hanya 5 saudara lainnya sudah meninggal.   Maryati memiliki 3 anak dari pernikahannya dengan Rohimat yang kini sudah pensiun dari POLRI (jabatan terakhir Kepala Biro logistik di Bengkulu), dan ketiga anaknya kini sudah sarjana lulusan Universitas pajajaran, anak yang pertama sebagai sarjana sosial dan sudah bekerja menjabat sebagai kepala cabang disalah satu bank Swasta di bandung, untuk anak keduanya memiliki gelar sarjana pertanian dan kini bekerja sebagai manager di salah satu bank swasta juga di Bandung, sedangkan anaknya yang bungsu lulusan sarjana sosial kinipun sudah bekerja di Perusahaan astra internasional dengan posisi yang membanggakan.

Wanita cerdas lulusan UNINUS ini menjadi guru sekolah sejak tahun 1973 di salah satu sekolah dasar di Tasik, kendati pada bulan agustus tahun 1977 sang suami bertugas di Bandung, akhirya maryati mengikuti suaminya ke bandung dan mulai mengajar di SD Cicadas hingga saat ini.
Pada saat ia mulai menjabat sebagai kepala sekolah pada tahun 2000 yang lalu, pada saat itulah mulai terbuka lebar jalan untuk mewujudkan cita-citanya, yaitu Menata lingkungan sekolah menjadi lebih baik, mengingat lingkungan sekolah terkesan kumuh pada saat itu.

Demi mewujudkan cita-citanya dia pun mulai menjalin kerja sama dengan polsek setempat (POLSEK PADASUKA) sebagai langkah awal menjaga keamanan sekolah dari tindakan kriminalitas dan mencegah masuknya pengaruh obat-obat terlarang (narkoba) kedalam lingkungan sekolah, misalnya dengan menutup pintu masuk dari belakang yang asalnya untuk pintu akses masyarakat luar, kemudian mempertinggi benteng yang mengelilingi sekolah tersebut. Alhasil sedikit demi sedikit bangunan sekolah pun direhabilitasi dengan bantuan dana dari pemerintah dan tak luput dari kejelian dan  ide  cemerlang Maryati sang pemberani dan jujur tersebut.

Dengan motto demi mewujudkan lingkungan sekolah yang ASRI, NYAMAN, IDAMAN dan BERBUNGA, Maryati mengajak serta para guru dan murid untuk membangun dan menata taman disekolah bahkan membenahi seluruh area sekolah sehingga sekolah tersebut tampak bersih, sejuk dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar bahkan bagi orang tua dan masyarakat setempat.  Semua hal itu belum juga membuat dirinya puas, karena dia masih ingin membenahi dan akan membangun perpustakaan sebagai kenang-kenangan saat dia pensiun nanti.

Selain semua hal tersebut diatas, adapun beberapa prestasi yang pernah dicapai oleh SDN Cicadas Barat  berkat kegigihan maryati dalam membina para guru dan murid-murid disekolahnya.  Misalnya pernah menjuarai perlombaan kesenian angklung, pencak silat kemudian dalam bidang akademik sekolah ini pernah berhasil meraih penghargaan dalam olympiade Matematika, sedangkan dalam bidang olah raga sekolah tersebut pernah menjuarai perlombaan futsal, hal ini terwujud dari hoby dan arahan maryati yang menyukai kesenian dan olah raga.

Adapun harapan Maryati untuk kedepannya, yaitu 100 guru yang ada lebih berperan aktif dalam memelihara sarana dan prasarana yang sudah ada, serta melanjutkan cita-citanya dalam menerapkan pendidikan agama, kedisiplinan dan prestasi dari sekolah yang kini memiliki kurang lebih 1150 murid didalamnya. Sedangkan untuk kepala sekolah penggantinya, Maryati berharap lebih baik dari dirinya dalam segala hal dan segala bidang yang pernah ia tanamkan dan ia wujudkan.

Titi mustika (guru kelas 2) salah guru disekolah itu, sangat mengagumi dan mengakui akan hebatnya kepemimpinan Maryati selama menjabat sebagai kepala sekolah disekolah SDN. Cicadas Barat ditempat ia mengajar. Menurut titi,  Maryati merupakan sosok kepala sekolah yang patut ditauladani, karena sikapnya yang berwibawa, Jujur, bersahabat, penyabar, penuh kasih sayang bahkan tulus dalam menjalankan tugasnya.  Dengan bimbingan dan arahannya para guru pun menjadi lebih disiplin dan cekatan. Rasa kagum pun  tampak terlihat dari para murid yang selalu dekat, akrab dan selalu ingin berkomunikasi dengan Maryati.

Suryawati (ria) sebagai guru spk, plh dan bahasa sunda menyatakan bahwa maryati sebagai kepala sekolah yang baik, loyalitas tinggi, bahkan sebagai ibu pembangunan karena beliau selama menjabat sudah banyak melakukan pembangunan di lingkungan Sekolah SDN. Cicadas Barat seperti, penghijauan, lahan parkir, mushola, perpustakan. Suryawati berharap untuk kepala sekolah berikutnya bisa bijaksana seperti Maryati.

Rencana Maryati setelah pensiun  tepatnya di akhir tahun 2011 ini,  ia ingin lebih mengabdi dan menjalankan tugasnya sebagai istri terhadap suami yang sangat dicintainya. Dan ingin lebih berperan aktif dilingkungan tempat tinggalnya, apalagi masyarakat sekitar menginginkan ia menjabat sebagai ibu ketua RW dan tokoh majelis taklim, hal itu jelas karena sikap baiknya terhadap warga dan masyarakat sekitar tempat tinggalnya. (aji)**