Tag

Megy Theresia dari Manajemen PT Viseta Global Utama selaku EO peringatan HKGB saat dihubungi mengatakan Miss Universe 2011, Leila Luliana da Costa Vieira Lopes, dibatalkan untuk menghadiri acara makan malam pada peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) Polda Jawa Barat ke-59, di Graha Bhayangkara, Jln. Cicendo Bandung, pada 11 Oktober mendatang.
kami dari Event Organizer (EO) akan membatalkan  kedatangan Miss Universe 2011, Leila Luliana da Costa Vieira Lopes, dan berfikir ngapain harus dilajutkan kalau akhirnya orang berpikiran macam-macam. Padahal kami bermaksud baik dan mau mengangkat Budaya Jawa Barat. Tapi mending kami mudur kalau gini jadinya,” tegasnya. Walaupun kunjungan Leila Lopes ke acara amal HUT Bahayangkari batal, lanjutnya, kunjungan Miss Universe ke tempat lain masih berjalan sesuai dengan jadwal. Begitu pun dengan rangkaian acara HUT Bhayangkari lainnya seperti bakti sosial, donor darah, dan pengobatan massal bagi masyarakat.

Menyangkut pembatalan tersebut, kata Megy, pihaknya sudah memberitahu Yayasan Putri Indonesia (YPI). Begitu pun kepada pihak-pihak yang akan mengisi acara penyambutan ratu sejagat itu. “Kita pun telah memberitahu pembatalan tersebut kepada pengisi acara, seperti kesenian sisingaan, katering, dan lainnya. Kalau begini kasian kepada orang yang tidak bersalah,” katanya.

Megy pun menegaskan hingga sejauh ini pihaknya (EO) belum menerima sepeser pun dana dari pihak sponsor. Padahal perusahaan yang menyatakan kesiapannya untuk menjadi sponsor sudah banyak, sponsor yang memberikan bantuan dengan pengadaan panggung dan sound system. Sedangkan penerangan dan lainnya oleh sponsor lain. Tapi kami sudah beritahukan acaranya dibatalkan sehingga kami tidak ada beban,” terangnya.

Seperti diberitakan “MT” sebelumnya, rencana kedatangan Miss Universe asal Angola ini ke acara yang digelar Bhayangkari Polda Jabar, menuai polemik. Tersiar kabar biaya acara makam malam bersama Leila ini harus dilakukan dengan cara urunan dari para perwira menengah (pamen) di lingkungan Polda Jabar. Namun informasi tersebut telah dibantah Ketua Yayasan Bhayangkari Polda Jabar, Correta Putut Bayu Seno.(aji)**