Tag

BANDUNG, (MT).- sejumlah komunitas dan masyarakat batik Jabar menggelar Jalan Santai dan Sosialisasi Batik, untuk merayakan  Hari Batik Nasional pada setiap 2 Oktober  Bertempat di acara Dago Car Free Day YBJB “Yayasan Batik Jawa Barat” bersama Duta Batik Jabar.

Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) bersama Bike to Work (B2W) Bandung mengadakan “Bike to Batik” sebagai apresiasi sekaligus kampanye kepada masyarakat luas tentang batik dan ajakan bersepeda,” ujar Ketua Umum YBJB, Ny. Sendy Dede Yusuf pada, persiapan Jalan Santai dan Sosialisasi Batik di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jabar, Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) No. 147 Bandung, Minggu (2/10).
Jalan Santai dan Sosialisasi Batik sendiri dimulai pada pukul 7.00  WIB, sosialisasi ataupun kampanye batik dilakukan dengan membawa beragam contoh motif Batik Jabar yang sudah tersebar hampir di semua Kota dan Kabupaten di Jabar.

Ketua Yayasan Batik Jawa Barat Shendy Yusuf mengatakan, hal tersebut dilakukan tidak lain demi mensosialisasikan motif batik Jabar yang sudah diinventarisir YBJB. Juga upaya menghidupkan kembali di daerahnya dan kini batik sudah semakin populer dimasyarakat seluruh indonesia.

Ny. Sendy menambahkan Selain itu juga digelar launching “Balarea Batik Jabar” sebagai forum pecinta batik di Jawa Barat. Ada juga kegiatan belajar membatik dan melukis batik bagi anak-anak dan orang dewasa. “Acara kali ini juga akan dimeriahkan aksi freezing selama beberapa detik sambil memperlihatkan beragam motif batik Jabar kepada masyarakat.

Pada Hari Batik Nasional yang kedua tahun 2010 silam, YBJB bersama masyarakat mengadakan Program trisula Batik Jabar dan parade batik terpanjang hingga 446,6 meter yang diisi sebanyak 407 motif dari Sabang hingga Merauke dengan 112 komposisi warna pernah memecahkan Rekor MURI pada 2005 silam. Acara berlangsung meriah di sepanjang jalan Dago Bandung. “Pada tahun lalu.

Program trisula Batik Jabar tetap kita lanjutkan, Ketiga bagian trisula itu adalah, program dana bergulir bagi pengrajin. Kedua, adalah pengolahan limbah cair; dan ketiga berupa kegiatan kampanye batik Jabar kepada masyarakat. “Semua kegiatan itu sudah kita lakukan dan akan terus dilakukan kedepannya, Catatan sejarah sudah membuktikan bahwa tidak satupun kemajuan yang bisa dicapai negeri ini tanpa peran putra dan putri terbaik dari Jawa Barat. “Hari ini, dengan semangat trisula yang memang menjadi senjata bagi semangat kemajuan, masyarakat pecinta batik di Jabar, membuktikan bahwa melalui batik, semangat bersatu dan berkarya itu terus membara. Maka, tidak henti-hentinya kami selalu menggelorakan ajakan untuk mencintai, membeli dan memakai batik khas Jabar dalam berbagai kesempatan,” ujar Ny. Sendy