Tag

PEMDA, (MT),-
Bupati Garut H. Aceng H.M. Fikri, S.Ag., menegaskan, pihaknya akan menindak tegas para pegawai negeri sipil (PNS) yang sering melakukan tindakan indisipliner. Salah satunya terkait masalah kehadiran. Pernyataan itu disampaikan Fikri pada pelaksanaan apel gabungan pada hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri 1432 H di lapangan apel Setda Garut, beberapa waktu lalu.
Akan tetapi, Fikri merasa lega saat melihat kehadiran PNS yang cukup signifikan. Hal itu terlihat, lapangan upacara Setda Garut penuh sesak dengan PNS. Menurutnya, kehadiran PNS saat itu mencapai 98%. Kendati demikian, Aceng tetap akan menugaskan seluruh kepala SKPD untuk menindak PNS yang bolos.
“Sangsi akan tetap kita terapkan secara bertahap sesuai dengan ketentuan. Jika alasannya sakit, bisa kita maklumi. Namun apabila tidak masuk dengan alasan klasik misalnya ada urusan keluarga, alasan itu tidak bisa ditolerir lagi. Sangsi yang kita terapkan secara bertahap, bisa teguran, peringatan lisan, atau peringatan tertulis. Bahkan, bag imereka yang melakukan pelangaran berat, bisa saja dikenakan sangsi berat seperti penangguhan kenaikan pangkat,” jelas Aceng.
Pada kesempatan itu, hadir Wakil Bupati Garut Diky Candra, Sekda Kab. Garut Iman Alirahman, dan para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Garut.
Lebih jauh bupati mengatakan, ketidak hadiran tanpa alasan yang jelas alias bolos, merupakan tindakan yang mencederai amanah yang diberikan. Untuk itu, apabila masih ada pegawai berperilaku seperti itu, maka tim penegakan kedisiplinan pegawai harus melaporkannya. Bila perlu, dibikin berita acara.
“Libur panjang hendaknya sudah cukup untuk menjadikan kita segar kembali. Oleh karena itu, kita harus siap kembali melakukan aktifitas yang menjadi tugas keseharian kita selaku pelayan masyarakat. Dengan demikian, tidak ada alasan lagi untuk mangkir kerja,” tegasnya.
Walaupun pada masa transisi, bupati berharap agar pelayanan terhadap masyarakat jangan sampai diabaikan. Apabila kedisipilinan menurun. Sebab hal itu akan berimplikasi pada pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, bupati atas nama seluruh pimpinan daerah dan SKPD, menyampaikan permohonan maaf lahir batin serta ucapan selamat hari raya Idul Fitri 1432 H kepada seluruh Pegawai yang ada di lingkungan Pemkab Garut serta kepada masyarakat umumnya.
Acara di lanjutkan dengan halal bihalal, yang di laksanakan di lapangan Tenis Setda Garut, serta mendengarkan tausiah yang disampaikan Dra. Hj. Farines dari Bandung. Pada kesempatan itu, turut hadir Wakil Bupati Garut Diky Candra, Ketua DPRD Kab. garut Ahmad Bajuri, SE., beserta Anggota DPRD Kab. Garut, Kepala kementerian Agama Kab. Garut Drs. Firdaos, M.Pd., Ketua MUI Kab. Garut Drs. Agus Muhidin, Ketua Darma Wanita Kab. Garut Hj. Mutia Alirahman, dll.** Edi Ahmad