Bandung (MT),– Wali Kota Bandung Dada Rosada memberikan ceramah umum, mengenai kebijakan dan strategi Pemerintah Kota Bandung di Aula Gedung Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS), Jalan Ir. H. Djuanda 367, Selasa (13/9).
Wali kota Bandung Dada Rosada mengatakan, Kota Bandung tak luput dari permasalahan sosial seperti gepeng, wts, dan anak jalanan yang semakin meningkat dari hari ke hari. “Dengan Meningkatnya jumlah PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial) di Kota Bandung merupakan fakta yang tak terbantahkan.

Pemerintah Kota Bandung telah menguatkan perangkat keras dan perangkat lunak penanganan dalam penanganan PMKS, antara lain membuat perda tentang perlindungan anak yang saat ini masih dalam bentuk draft naskah akademik, membangun Puskesos di Rancasari, serta mengembangkan kerjasama dengan para pihak terkait khususnya tim K3S (Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial), tim RBM, dan relawan lainnya.

Menurut Dada,  menilai bahwa relawan memiliki data yang lengkap, lebih memahami kebutuhan yang bersifat mendesak, dan cenderung memiliki kedekatan emosional dengan kelompok sasaran yang bergerak bukan untuk memanjakan PMKS, tapi berorientasi kepada penumbuhan semangat untuk produktif, sekaligus membangun semangat kemandirian saat menjalani berbagai aktivitas.

Penyelenggaraan kesejahteraan sosial adalah upaya yang terarah, ”Upaya ini juga sejalan dengan amanah undang-undang nomor 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial.

Dalam kesempatan sekaligus dilakukan penandatangan kesepakatan kerjasama antara Pemerintah Kota Bandung Dada Rosada dengan Ketua STKS wawan Heryana.(Ivan)**

Iklan