Tag

TASIKMALAYA, (MT),-  Kepala Bidang Taman dan Makam Dinas Cipta Karya Kota Tasikmalaya, Ir Joni Sunaryo mengatakan,  Selama tiga bulan ke depan atau 90 hari, warga Tasikmalaya dilarang memasuki alun-alun Jl. Otto Iskandardinata, Kota Tasikmalaya. Alasannya, saat ini Alun-alun yang menjadi pusat rekreasi warga ditutup sementara dalam rangka revitalisasi, Kini sekeliling Alun-alun tengah dipasangi terpal biru untuk menutupi kawasan tersebut selama pembenahan dilakukan,  pembenahan tersebut tidak terkait dengan persoalan aset di antara pemerintah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Program revitalisasi tersebut sudah direncanakan oleh pemerintah pusat melalui provinsi untuk memperbaiki ruang terbuka hijau (RTH) Kota Tasikmalaya.

Menurut Joni,  pembenahan alun-alun tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Uu Ruzhanul Ulum khususnya, Pemkot telah berkomunikasi dan diberikan lampu hijau dari pemkab sehingga bisa dilaksanakan seperti saat ini, Pembenahan ini tidak akan jadi masalah.  Kami (pemkot dan pemkab) sudah sepakat, semua ini demi kepentingan masyarakat banyak, pembenahan alun-alun akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dipastikan selesai tahun ini dan tahap kedua dilanjutkan pada tahun 2012 dengan total alokasi anggaran sebesar Rp 2,4 miliar.

konsep pembenahan Alun-alun tersebut akan hampir mirip dengan Alun-alun Kab. Ciamis. Alun-alun diperindah sedemilian rupa dan hanya dikhususkan untuk pejalan kaki, bukan berkendaraan.
Penutupan kawasan alun-alun tersebut dimulai Selasa, (13/9). Saat itu patok pengerjaan proyek sudah terpasang. Proyek tersebut didanai oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Sirektorat Cipta Karya, senilai Rp 614.729.000, ujar Joni.