Tag

,

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan tabur benih padi jenis ciherang, di persawahan milik Pemerintah Kota Bandung, di Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Sabtu (10/09). Dalam acara tersebut Dada Rosada didampingi Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi, Dandim 0618/BS Letkol Inf. Wawan Hermawan, dan sejumlah pejabat publik Kota Bandung lainnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan bertahap membeli lahan sampai 100 Hektar, sampai saat ini, lahan pertanian yang dimiliki Pemkot Bandung, sekitar 14,7 Ha lebih, Untuk dapat mencapai seluas lahan yang diinginkan, Wali Kota Bandung Dada Rosada mengatakan akan terus membeli lahan di daerah Kota Bandung, apabila susah untuk membeli lahan pertanian di Kota Bandung, tidak menutup kemungkinan untuk membeli lahannya di daerah sekitar, seperti Kabupaten Bandung, Subang, Karawang, Tasikmalaya dan Garut,” Tentunya hasil dari lahan tersebut dapat meningkatkan kebutuhan pangan, sekaligus cadangan pangan Kota Bandung dan dapat sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Nantinya lahan pertanian yang dimiliki pemkot akan digarap oleh kelompok tani yang ada di wilayah tersebut, seperti lahan pertanian yang ada saat ini, di daerah Cisurupan pengelolaannya dilakukan oleh kelompok tani jaya makmur. Awalnya sebelum lahan pertanian itu dimiliki oleh pemkot, menurut Dada biasanya pembagiannya 50-50, untuk penggarap 50% dan sisanya untuk pemilik lahan, tetapi setelah lahan tersebut dimiliki oleh pemkot maka pembagiannya 70-30, 70% untuk petani penggarap dan 30% untuk Pemerintah Kota Bandung. Hal tersebut dilakukan agar kesejahteraan petani semakin meningkat, hal tersebut dikemukakan oleh Wali Kota Bandung Dada Rosada, seusai melakukan tabur benih padi jenis ciherang.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung Deddy Mulya menuturkan dari lahan yang dimiliki Pemkot sampai saat ini sudah dapat dihasilkan sekitar 5 Ton lebih untuk Pemkot Bandung.
Dari hasil tersebut, sudah disalurkan untuk korban banjir sekitar 3 ton, dan sisanya dalam bentuk gabah kering giling masih tersedia di lumbung padi sebagai cadangan pangan.
Jenis padi ciherang yang ditebar hari itu, memiliki beberapa keunggulan seperti produksi yang tinggi sekitar 6 ton/hektar, tahan terhadap serangan hama dan penyakit, baik ditanam di sawah irigasi dan rasanya yang pulen.ujar Deddy.