Tag

BANDUNG, MT — Innalillahi wainnailaihi rojiun.. Seniman Sunda, Hendarso atau yang lebih dikenal dengan nama Darso Si Raja Pop Sunda, Senin (12/9/2011) sore, telah meninggal dunia dalam usianya 66 tahun.

Darso meninggal dunia akibat serangan jantung setelah melaksanakan aktivitas kecil di sekitar rumah anak pertamanya di Kampung Mulyasari, Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

“Sehari sebelumnya beliau tidak merasakan sakit apapun, bahkan sempat manggung di Soreang, dan memang sebelumnya beliau mempunyai penyakit diabetes, namun penyakit itu sudah sembuh, kini bapak (darso) meninggalkan enam orang anaknya dari dua istri,  annisa yang meninggal dunia terlebih dahulu dan istri keduanya Lina.

Kepergian Darso, tak hanya dirasakan oleh pihak keluarga, tapi juga seluruh masyarakat pecinta seni musik Sunda.” ujar anak Almarhum, Asep Darso.

Darso terkenal dengan gaya busana yang nyentrik serta kacamata hitam yang akrab melekat di wajah, dan seniman yang membuat hampir 300 album musik berbahasa Sunda bermodalkan calung, alat musik dari bambu, dan dipadukan dengan musik pop.  Beberapa lagu ciptaannya yang menjadi hit yaitu “maribaya”, “Amparan Sajadah”, “Kabogoh Jauh”, dan salah satu judul lagunya “Kabogoh Jauh” ini selalu menjadi primadona dalam setiap gelaran seni dan budaya Jawa barat, selamat jalan kang darso. (Aji)**

Iklan