Bandung: Bertepatan dengan adanya libur Lebaran tahun ini, kehadiran 51 satwa baru ikut meramaikan Kebun Binatang Bandung Dari 51 anggota baru satwa tersebut 36 adalah sumbangan masyarakat dan 15 kelahiran baru lahir antara lain sepasang harimau Sumatra, sepasang singa, sepasang rusa bawean, sepasang rusa tutul, sepasang rusa timor ensis, sepasang kijang, dan beberapa jenis burung, sedangkan satwa yang disumbangkan oleh warga antara lain beberapa jenis ular, kura-kura, dan moka-moka.

Kehadiran satwa-satwa baru tersebut dinilai cukup untuk turut menyemarakan kehadiran sekitar 25 ribu pengunjung yang memadati tempat wisata alam Kebun Binatang Bandung, Kamis (1/9).
Jumlah pengunjung tersebut menurut Ketua Yayasan Margastawa Tamansari, Bandung Zoological Garden, Dadang Danumihardja, tiga kali lipat lebih banyak ketimbang hari pertama Lebaran yang hanya sekitar 8.500 orang.

Menurut Dadang, kemungkinan di hari pertama Lebaran para pengunjung lebih konsentrasi mengunjungi rumah-rumah keluarga dan kerabat. Berbeda dengan hari kedua lebaran yang mulai identik dengan kebiasaan berlibur ke tempat-tempat wisata.

“Kalau kemarin pasti makam yang padat. Hari ini tempat-tempat wisata yang akan padat,”katanya.

Guna mengantisipasi kehabisan tiket pada lebaran tahun ini yang puncak pengunjung terjadi pada Sabtu dan Minggu yang sekaligus juga merupakan hari terakhir libur lebaran, pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 250 ribu lembar tiket. Menurut perkiraannya hingga H+3 Idul Fitri telah di datangi sekitar 90.000 pengunjung.

Terkait kenaikan harga tiket dari Rp.15.500 menjadi Rp.20.500, Dadang menuturkan, pihaknya belum dapat memastikan apakah harga tiket tersebut akan berlaku selamanya atau akan kembali normal seusai libur lebaran. Dadang mengaku kenaikan itu hanya untuk menutupi biaya operasional dan pemeliharaan satwa terutama biaya pangan satwa yang juga naik.
“Kami belum dapat pastikan. Yang jelas itu pasti harus dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan dan biaya operasional yang dikeluarkan,” kata Dadang.

“Anggaran kami sepertiganya itu untuk mencukupi biaya operasional makanan satwa karena menjelang Lebaran harga pangan satwa meningkat tajam,” lanjut Dadang.

Objek wisata yang terletak di sebelah barat kampus ITB dengan luas lebih dari 14 hektare ini memiliki koleksi tidak kurang dari 226 jenis satwa dengan jumlah 1.203 ekor. Satwa yang terdapat di Kebun Binatang Bandung antara lain gajah, harimau, singa, komodo, buaya, orang utan, beruang, unta, kudanil, dan kapibara.

Menyambut keluarga baru di Kebun Binatang Bandung ini, Danang berharap dapat segera menyempurnakan pembangunan fasilitas di kebun binatang yang dikelolanya.

“Sampai saat ini pembangunan baru mencapai 25% dari target. Pembangunan yang sedang kami lakukan seperti membuat kandang sesuai dengan habitat asli satwa, pembangunan museum, dan paving blok jalan,” terangnya Untuk kenyamanan pengunjung pada lebaran kali ini, pengelola telah menjalin kerjasama dengan 150 tenaga bantuan yang terdiri dari Palang Merah Indonesia (PMI), Pramuka, Koramil, dan Polisi Pariwisata.

“Selain bantuan dari pihak luar, kami juga meminta bantuan dari pengunjung, paling tidak untuk menjaga kebersihan lingkungan kebun binatang,” katanya.(aji)