Tag

,

pengabdian tni

Garut,MT
Pengabdian terbaik TNI, sejak awal perang kemerdekaan hingga saat ini, yang rela mengorbankan jiwa dan raga ditandai dengan gugurnya puluhan prajurit sebagai kusuma bangsa, pada hakekatnya merupakan bukti atas komitmen kesetiaan dan pengabdian tulus prajurit TNI kepada rakyat bangsa dan Negara Indonesia.
Pada kesempatan memperingati HUT Tentara Nasional Indonesia ke 66 kali ini seyogyanya kita semua perlu menundukan kepala seraya menyampaikan penghormatan dan penghargaan yang tinggi atas jasa dan pengorbanan mereka semua.
Demikian amanat Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono,SE yang dibacakan oleh Komandan Korem 062 Tarumanagara Kolonel INF Asro Budi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, pada upacara peringatan HUT ke-66 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Korem 062 Tarumanagara dan HUT ke-49 Korem 062 Tarumanagara, Rabu (5/10) di Lapangan Oto Iskandar Dinata Alun-Alun Garut.

Menurut Panglima, TNI lahir dari pengakuan rakyat di tengah kancah perjuangan menegakan kedaulatan Bangsa dan Negara. Oleh karena itu, TNI adalah Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional.
Sebagai tentara rakyat, TNI hanya berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat dan negara. Sebagai tentara pejuang, TNI tidak pernah berhenti dalam berjuang mewujudkan cita-cita bangsa. Sementara TNI sebagai tentara Nasional, TNI akan membela kepentingan negara diatas kepentingan daerah, suku, RAS dan golongan agama.
Perkembangan zaman telah pula menuntut prajurit TNI menjadi tentara profesional. Sebagai tentara profesional, segenap prajurit TNI wajib berusaha terus meningkatkan kinerja dan kemampuan profesionalismenya dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.
Lanjut Panglima, TNI juga berkomitmen dan berupaya untuk terus mengingatkan bahwa seluruh komponen bangsa dan setiap warga Negara memiliki tanggung jawab bersama dalam pembelaan Negara. Hanya lewat keterpaduan antara TNI dan segenap komponen bangsa yang merupakan kemanunggalannya bersama rakyat, adalah kunci kekuatan yang strategis dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan Negara.
TNI mengemban tugas pokok untuk menegakan kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara.
Sementara sebagai manifestasi dari peran internasionalnya, TNI mengemban Tugas pemeliharan perdamaian di berbagai wilayah konflik di dunia. TNI juga melaksanakan tugas untuk membantu masyarakat mengatasi kesulitan atau kedaruratan tertentu, seperti bencana alam, tegas Panglima.
Mencermati tantangan tugas TNI kedepan, yang harus menjadi nilai dan komitmen keprajuritan dan komitmen kebangsaan bersama seluruh komponen bangsa Indonesia, sejatinya diperlukan penguatan kembali semangat cinta bangsa dan cinta tanah air, serta semangat pantang menyerah dalam mengahadapi berbagai ancaman dan tantangan nasional.
Disisi lain, mengingat Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas, dan berada pada posisi geografis yang strategis, tentunya memerlukan sistem pertahanan yang tangguh dan didukung oleh tentara yang kuat dan profesional, Pungkas Panglima.
Turut hadir pada upacara tersebut, Bupati Garut H.Aceng HM Fikri,S.Ag, Wakil Bupati R.Diky Chandra, Ketua DPRD Kab.Garut Ahmad Bajuri,SE, Komandan Kodim 0611 Garut Letnan Kolonel Arm Edy Yusnandar,S.Ap, Kapolres Garut AKBP R.Yayat Ruhiyat Hidayat, Sekretaris Daerah Kab. Garut H. Iman Alirahman,SH,M.Si, Batalion 303 SSM Cibuluh, serta para purnawirawan TNI, tokoh pejuang, Tokoh Agama dan serta seluruh jajaran Korem 062 Tarumanagara dan Kodim 0611 Garut beserta Istri.
Pada kesempatan tersebut bertindak sebagai Komandan Upacara, Pabandia Watpes Mak Kor Paskas, Mayor Paskas Sumito. Sementara peserta Upacara terdiri dari Korsik Korem 062 Tarumanagara, Gabungan Kelompok Perwira, Denpom Garut, 1 SSK Yonif 301 Prabu kiansantang Sumedang, 1 SSK Anggota Korem, Kodim 0611 Garut, 1 Kompi Gabungan Polisi, Polwan, PNS, Korp Bela Negara dan Pramuka.
Acara dilanjutkan dengan parade peserta upacara dan pasukan TNI/Polri beserta Kendaraannya melewati Jl. A. Yani serta penampilan atraksi kesenian hasil binaan korem 062 Tarumanagara.
Edi Ahmad.MT.